[ View menu ]

bookmarkTANPA menyelipkan barang, bahkan dengan melipat ujung halaman, kita pun bisa menetapkan pembatas halaman buku. Jadi, kenapa harus beli? Itulah manusia. Apa-apa harus dibeli. Apa-apa harus didesain khusus. Tapi, yah, itulah kekayaan peradaban. Haha!

karet gelangSEPELE tapi kita butuhkan. Begitu sepelenya sehingga kita malas membeli. Bukankah dengan menyimpan, lalu reuse, persoalan selesai? Hanya pedagang yang membeli karet gelang baru.

korek gas sekali pakaiBARANG murahan ini adalah temannya perokok. Kalau hilang tak bikin menyesal apalagi sampai pasang pengumuman. Apa jadinya setelah rokok diharamkan di seluruh dunia?

pembuka botol anggurTAK SEMUA orang memerlukannya, apalagi kalau tak minum anggur — termasuk anggur beras kencur. Selain untuk membuka botol anggur buat membuka apa? Mungkin Anda tahu…

penjepit kantongKETIMBANG membundeli kantong makanan dengan karet atau klip kawat, barang ini lebih praktis dan andal. Kuat menjepit, bikin isi lebih awet.

pegangan tas kresekSEBETULNYA semua orang memerlukannya. Terutama ketika tas kresek yang ditentengnya lebih dari satu, mana berat pula, sehingga bikin sakit jari. Persoalannya barang macam ini tak mudah didapat.

Kotak Obat

Wednesday 29 November 2006

Kesehatan , Perjalanan

Comments (2)

kotak obatSEBAGIAN orang malu membawa barang ini, kecuali wanita hamil. Meskipun dikemas mewah, kotak obat bisa menjadi perontok gengsi karena merupakan bukti ketidaksentosaan.

TAMPAKNYA barang kecil sepele ini hanya untuk kepentingan sesaat. Nyatanya klip kertas bisa menempel puluhan tahun sampai karatan. Anehnya tak setiap orang punya stok klip baru.

MUNGKIN Anda tak memerlukan karena tak merasa sebagai tukang. Lagi pula jari, jengkal, siku, dan depa masih bisa Anda andalkan. Misalnya menggunakan tangan untuk mengukur celana di pasar karena tidak ada kamar pas.

RADA memalukan juga sih untuk orang seusia saya: belum total berhenti merokok, eh asbaknya bergambar daun sakti pula. Tapi kenapa saya sampai memiliki asbak aneh ini? Ada ceritanya…